Feeds:
Posts
Comments

Mungkin

Mungkin karena kita tidak mengenal diri sendiri, kita jadi rendah diri

Mungkin karena kita tidak pernah mencoba, kita menjadi tidak bisa

Mungkin karena kita merasa tidak tahu, kita jadi belajar untuk tahu

Mungkin karena kita merasa lebih pintar, kita tidak pernah belajar dari orang lain

Mungkin karena kita tidak memahami orang lain, kita menjadi mudah tidak suka

Mungkin karena kita kurang bersyukur, kita selalu merasa kekurangan

Mungkin karena kita tidak pernah mencari sisi positif dari setiap sesuatu, kita jadi sering mengeluh

William Shakerpeare

Siapa yang tidak tau tentang drama Romeo and Juliet yang merupakan salah satu kisah romans terkenal di dunia. Yaa.. William Shakespeare adalah pengarangnya. William Shakespeare adalah sastrawan terhebat di Inggris pada masanya. Lahir di Warwickshire, Inggris pada tahun 1564 dan tutup usia pada tahun 1616. Ia menulis berbagai macam karya mulai dari sandiwara, tragedi, komedi sonata dan puisi.

Pada masa Ratu Elisabeth I Shakespeare menjadi orang teater yang sangat terkenal dan sangat kaya. Pada masa Raja James I (suksesor Ratu ELisabeth I ) Shakespeare dan kawan-kawan terkenal dengan sebutan orang-orang raja karena sereing memainkan sandiwara di Istana Kerajaan. Karya-karya Shakespeare lebih banyak bercerita tentang hidup.  Apa artinya hidup? Bagaimana cara hidup? Apa yang harus kita lakukan?
Shakespeare berhenti menulis pada tahun 1611, lima tahun sebelum dirinya meninggal.

“To be, or not to be, that is the question”
—Hamlet

Menurut sebuah kamus online arti diplomatis itu “ability to avoid offending others or hurting their feelings, especially in situations where this ability is important”

Yep intinya sih kemampuan seseorang untuk dapat bersikap dengan benar atau berkata apa adanya tetapi masih memperhatikan perasaan orang lain. Terkadang memang kita dihadapkan sebuah pilihan dimana harus berbuat jujur atau menjaga perasaan orang lain. nah menurutku jika dihadapkan dengan kondisi seperti itu hal terbaik adalah bersikap diplomatis. tetep jujur namun dengan penyampaian yang baik. Tidak mudah memang untuk bersikap diplomatis apalagi ketika dihadapkan pada permasalahan yang rumit, tapi jika kita ingin belajar dewasa dengan belajar bersikap diplomatislah cara yang tepat.

# Senin -> :) :) Pengajuan penelitianku diterima dan bisa langsung ketemu AVP Supply Analyst
# Selasa ->I Ga sempet mikir proposal ada Take Home UTS
# Rabu -> :( Bimbingan lagi dan hasilnya penuh corat-coret lagi nih proposal
# Kamis -& :) Hari yang naik-turun darahnya cepet.
> :) Pagi ->Dapet dosen pembimbing 2
> :( Siang -> Si dosen tidak boleh jadi pembimbing 2
> :) :) Sore -> Dapat pembimbing2 yang lumayan keren
> :( :( :( Malem -> Si dosen ke Jakarta. Ga dapet tanda tangan padahal deadline pengumpulan besok
#Jumat :) :) untuk sementara proposal bisa mendarat di ruang kaprodi tanpa Desk evaluation pembimbing 2
Inilah efek dari orang yang suka nyari2 tantangan. jatung bisa berdetak lebih cepat dan adrenalin terus terpicu.

Ketawa,..Harap-harap cemas,..Senang,.Geje,..Kecewa,..(#effectTA)
Jl Japati No 1 bandung bakalan salah satu tempat di bandung yang sering dikunjungi selain Kampus dan Tempat kost. Yah,..karena proposal penelitian TA ku keterima. Terbesit rasa senang klo dilihat dari perjuangan untuk mendapatkan persetujuannya dan masalah terbesar adalah birokrasi yang lumayan ribet. Tp dibalik itu terkadang merasa tanggung jawab semakin besar. Hanya bisa bergumam “enjoy responsibility” . Dan inilah cerita dari japati.
Japati Day 1,
Awal ke kantor Telkom sih hanya bermodalkan nekat aja. Muter-muter nyari pintu masuknya dimana eh ternyata keliatan besar. Sampai di resepsionis ditanya2 tentang berkas kelengkapan(CV, proposal, surat pengantar). Hadehh,..dan inilah hasil dari modal nekat yaitu pulang dengan tangan hampa.  Tp setidaknya jd tambah semangat buat tetep nglanjutin penelitian di Telkom.
Japati Day 2,
Nah klo ini sudah ada persiapan (bawa semua kelengkapan yang dibutuhkan) dan penuh rasa percaya diri mendatangi TKP. Kali ini resepsionis mempersilahkan masuk dan langsung di suruh menghadap Humas. Sampai di Humas ternyata alur crita blum memberikan indikasi ending bahagia.Hhe,.. Disuruh nunggu sampai 2 minggu lamanya, padahal klo dihitung-hitung dengan deadline pengumpulan proposal dari fakultas klo harus nunggu 2 minggu cman tersisa dua hari. Inilah mulai muncul klimaks dan timbul pertanyaan “Akankah masih lanjut atau tidak”
Japati Day 3,
Belum genap 2 minggu aku cobain ke kantor japati lagi biar cepet kelar urusan ini. Dan langsung menuju Humas untuk follow up proposal yg udah diajuin. Akhirnya langsung disuruh ngadep ke AVP (Assistant Vice President). Oh men,..gag kebayang sebelumnya. :D Pas waktu mau naik ke lantai 6 ternyata tombol naiknya gag bisa. Nyoba nunggu sebentar, eh ternyata klo mau naik harus pake id karyawan *duh ribetnya dan logikanya klo mau pake lift harus nunggu pegawai yang mau naik juga(lucu juga klo dipikir2). Sampai di ruangannya cman ngobrol sebentar dan jelasin konsep penelitian bla,..bla,..bla,.. akhirnya dapet prsetujuan langsung dari AVP nya dan minggu depan insyaAllah udah mulai ngantor.hhe,.. . Inilah klimaks bahagia sampai saat ini. Hanya bisa berkata “Alhamdulillah”. Pas udah pamitan mau turun lg ke lt 1 dan lupa klo liftnya gag bisa dibuka. Duh klo nungguin pegawai yg juga pake lift lama. Nyari2 tangga juga gag ketemu terpaksa turun lewat “Pintu darurat” (padahal klo dipikir2 juga gtw tuh pintu mau ngebawa kemana) tp untungnya bisa kembali k lantai satu dan sampai ke kosan lg. Sampai di kosan masih mikir2 bagaimana besok cara naik-turun ke lt 6 yg cepet. :P
Yah semoga ini salah satu tahap untuk meniti karir, dan setelah kejadian ini jd suka dengan salah satu quote “enjoy responsibility” (JulyArt)

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.